Anggota V Visited BPK Representative of Bengkulu Province in BPK’s 71 Anniversary

Bengkulu, 17 Januari 2018. Pada rangkaian acara peringatan HUT BPK RI ke-71 tahun 2018 ini, BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu mendapat kado yang sangat istimewa yaitu kunjungan Anggota V BPK RI Ir. Isma Yatun, M.T.. Kedatangan Anggota V BPK RI merupakan kunjungan pertama beliau di Bumi Raflesia Bengkulu. Agenda Anggota V BPK RI di BPK Perwakilan Bengkulu diawali dengan memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai serta menerima pertanyaan-pertanyaan dari para pegawai terkait tugas pemeriksaan dan BPK pada umumnya. Acara pengarahan pegawai dipimpin oleh Kepala Perwakilan Yuan Candra Djaisin yang bertindak sebagai moderator.

Bengkulu,January 17th, 2018. on series commemorate event of BPK’s Anniversary 71 years in 2018, BPK Representative of Bengkulu Province got a special gift, that is Anggota V BPK RI Ir. Isma Yatun, M.T. visited to Bengkulu for the first time. Anggota V’s agenda in BPK Representative of Bengkulu Province began with give a direction to all of employees and took questions from the employees about auditing task. the employe direction was led by head of BPK Representative of Bengkulu Province Yuan Candra Djaisin as a moderator.

Pengarahan kepada pegawai oleh anggota V BPK RI

Setelah semalam beristirahat, maka pada pagi hari Kamis 18 Januari 2018 Anggota V BPK RI, Kepala Perwakilan, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta seluruh pegawai BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu melaksanakan penanaman 71 pohon di halaman belakang Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu. Acara dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh Anggota V BPK RI dan dilanjutkan dengan menanam pohon Matoa (Pometia pinnata) yang menurut Wikipedia adalah tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun). Matoa juga terdapat di beberapa daerah di Sulawesi, Maluku, dan Papua Nugini dan memiliki buah dengan rasa yang manis.

After overnight resting, on Thursday January 18th 2018, Anggota V BPK RI, Head of Representative, Structural and Functional Officer, and all of BPK’s employees planting 71 trees in the backyard of BPK Representative of Bengkulu Province’ office. The event began with the signing of an inscription by Anggota V BPK RI and continued with planting Matoa (Pometia pinnata) which according to Wikipedia is a typical Papuan fruit plant, classified as a large tree with 18 meters average height and 100 cm maximum diameter. Generally fruitful once a year. Flowering in July to October and fruitful 3 or 4 months later. The distribution of matoa fruit in Papua is almost found in all lowland areas up to an altitude of ± 1200 mdpl. Grows well in soil dry conditions areas (not inundated) with thick soil layers. The climate required for good growth is climate with high rainfall (> 1200 mm / year). Matoa is also present in some areas of Sulawesi, Maluku and Papua New Guinea and has fruit with a sweet taste.

Penanaman Pohon Matoa (Pometia pinnata) oleh Anggota V BPK RI

Selesai melaksanakan penanaman pohon, Anggota V BPK RI bertolak menuju obyek wisata yang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu Sungai Suci. Rombongan menikmati pemandangan Sungai Suci yang menyerupai Tanah Lot di Bali dan ditemani dengan kelapa muda.

Completed planting trees event, Anggota V BPK RI departed to the tourism object that located in Central Bengkulu District is the Sacred River. The entourage enjoys the view of the Sacred River that resembles Tanah Lot in Bali and drinks young coconut.

Selanjutnya Anggota V BPK RI menuju lokasi Family Gathering yang bertempat di Wahana Surya untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan, antara lain Ice Breaking Games, Tracking Games, Talent Show, dan pembagian Door Prize.

Then Anggota V BPK RI went to the Family Gathering location at Wahana Surya to follow the series of activities that have been prepared, such as Ice Breaking Games, Tracking Games, Talent Show, and Door Prize division.

Pada pukul 13.00 WIB Anggota V BPK RI beranjak meninggalkan Wahana Surya untuk menjalani rangkaian terakhir acara kunjungan di Bengkulu yaitu untuk meninjau kondisi salah satu aset yang dimiliki oleh BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu yaitu Komplek Mess Pegawai dan Rumah Jabatan. Setelah meninjau kondisi Komplek Mess Pegawai dan Rumah Jabatan tersebut, Anggota V BPK RI dan rombongan langsung menuju Bandara Fatmawati-Soekarno untuk bertolak ke Jakarta pada pukul 16.10 WIB.

At 01 o’clock p.m Anggota V BPK RI left Wahana Surya to undergo the last series of visiting event in Bengkulu to review the condition of one of the assets owned by BPK Representatives of Bengkulu Province namely Mess Messenger Complex and House of Position. After reviewing the condition of Mess Messages Complex and House of Position, Member V BPK RI and entourage directly to Fatmawati-Soekarno Airport to depart to Jakarta at 16:10 pm.


 

Created by Leza Septriana and Vera Arjarwati (Diploma English Program Bengkulu University)